Bagaimana Bentangan Garis Wallace Yang Membatasi Indonesia Timur Dengan Tengah
Bagaimana Bentangan Garis Wallace yang Membatasi Indonesia Timur dengan Tengah
Garis Wallace adalah sebuah garis imajiner yang membentang di antara kepulauan Indonesia, memisahkan wilayah Indonesia bagian timur dan tengah. Garis ini pertama kali diusulkan oleh seorang naturalis Inggris bernama Alfred Russel Wallace pada tahun 1859.
Garis Wallace membentang dari Laut Sulawesi di utara hingga Selat Lombok di selatan. Garis ini membagi wilayah Indonesia menjadi dua wilayah biogeografis yang berbeda, yaitu:
- Wilayah Wallacea, yang meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.
- Wilayah Asiatis, yang meliputi Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.
Perbedaan Biologis antara Wilayah Wallacea dan Asiatis
Wilayah Wallacea dan Asiatis memiliki perbedaan biologis yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh perbedaan iklim, geografi, dan sejarah evolusioner kedua wilayah tersebut.
- Flora: Wilayah Wallacea memiliki keanekaragaman flora yang lebih tinggi daripada wilayah Asiatis, dengan banyak spesies endemik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.
- Fauna: Wilayah Wallacea juga memiliki keanekaragaman fauna yang lebih tinggi, dengan banyak spesies endemik seperti komodo, anoa, dan burung maleo.
- Mamalia: Wilayah Asiatis memiliki beragam mamalia besar, seperti gajah, harimau, dan badak, yang tidak ditemukan di Wilayah Wallacea.
Perbedaan biologis antara wilayah Wallacea dan Asiatis menjadikannya salah satu wilayah biogeografis yang paling menarik dan penting di dunia. Garis Wallace merupakan pengingat penting akan kekuatan isolasi geografis dalam membentuk keanekaragaman hayati.
Posting Komentar untuk "Bagaimana Bentangan Garis Wallace Yang Membatasi Indonesia Timur Dengan Tengah"